Hidup ini indah....................................Life is beautiful................
Label: kata
Hidup ini indah....................................Life is beautiful................
Label: kata
"Nun , demi kalam dan apa yang mereka tulis.(Al qalam: 1)
"...Yang mengajarkan (manusia) dengan perantaraan qalam. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya (Al-alaq :1-5)
Ketika berbicara tentang Dakwah Bilqalam, sepertinya banyak sekali diantara kita yang berucap, "Belum kenal, sih". Selanjutnya banyak pula yang kebingungan. Parahnya, ambil diam. Benar, kondisi kita di Semarang khususnya, di Jateng umumnya, Dakwah Bilqalam belum terorganisir secara baik. Berbeda kondisinya dengan Jogjakarta, Bandung, Sulawesi utara, Hongkong, Jepang, Australia, yang sudah terkelolah dengan baik.
Walaupun demikian, tidak ada kata diam, atau berhenti bagi para ikhwah. Bukankah diam itu berarti mati? Benar, dalam hal ini diam adalah mati. Berbeda pula halnya ketika meminang seorang akhwat (gadis), baginya diam adalah setuju. He he he !Afwan, saya tidak akan mengupas bagian ini secara mendetail.
Nah, satu-satunya motor penggerak Dakwah Bilqalam milik ikhwah di bumi seantero negeri ini adalah Forum Lingkar Pena (FLP). Untuk lebih jelas tentang forum ini saudara bisa membuka situs www. forumlingkarpena.net , atau tunggu buletin khususnya. Dakwah bilqalam adalah tanggung jawab kita semua. Ada atau tidaknya forum yang bernama FLP ini, agenda dakwah ini harus kita emban juga sesuai dengan tuntutan globalization era.
Dakwah bilqalam ini adalah bagian dari Amar Makruf Nahi Mungkar itu sendiri. Dakwah adalah kewajiban bagi setiap muslim, tanpa terkecuali. Dakwah adalah bagian dari hidup kita. Dakwah adalah aktivitas yang paling mulia. Sudah seyogyanya, seluruh kelebihan dan kekuarangan kita, kita curahkan untuk dakwah ini. Bagaimana hakekat dari dakwah itu sendiri, saya yakin kita semua sudah tahu.
Dahsyat. Sungguh luar biasa. Dakwah yang tak terlepas dari tarian pena ini memberikan andil yang tak dapat dihargai secara materil. Seluruh orang berpengaruh di dunia ini tak terlepas dari kekuatan pena, yang menari-nari di atas lembaran-lemabaran secarik kertas. Buku yang berjudul "100, A ranking People That Influence in The World" , ditulis Michael Hart, bacalah. Hampir seluruh tokoh di dalamnya memiliki kekuatan pena yang dahsyat.
Ikhwah Fillah!!
Nabi Muhammad Saw telah mencontohkannya. Beliau telah mengirim surat kepada penguasa yahudi dan nasrani ke seluruh tanah arab di masa itu. Sekalipun yang menuliskan adalah para sahabat. Salah satu pengauasa yang mendapat kiriman surat dari beliau adalah Raja al Muqauqis. Penguasa kaum koptik di Mesir. Dengan Pak pos nya adalah Khatib bin Abi Baltah. Adapun bunyi surat itu adalah:
"Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Penyayang. Dari Muhammad Bin Abdillah kepada Muqauqis, pembesar koptik. Salam sejahtera kepada orang yang mau menghiasi petunjuk yang benar. Dengan ini saya mengajak Tuan kepada ajaran islam. Terimalah islam, dan Tuan akan selamat..."
Al Imam Hasan Al banna, adalah sosok pendakwah yang intens dalam dakwah bilqalam. Dunia mengenal beliau, dan Ikhwanul Muslimin yang beliaus pimpin, lewat karya-karyanya. Keseharian aktivitas beliau terorganisir dengan baik. Mulai dari sepertiga malam ia bangun, hingga tidur lagi, beliau catat dan disusun dengan rapi. Al imam Ghozali mencurahkan hidupnya untuk menghasilkan ratusan buku. Salah satu karya terbesarnya adalah kitab"Ihya Ulumuddin". Al imam Malik telah menyumbangkan kitab"Al Muwatta'" buat kita semua. Imam Nawawi telah menyumbangkan kitab "Riyadhus shalihin"nya. Ibnu Zina tealah melahirkan puluhan buku kedokteran, hinngga sekarang dunia barat tidak bisa lepas merujuk ke kitab"Al Qanun" nya. Syekh Yusuf Qardhawi telah menyumbangkan puluhan kitab fikihnya.
Muhammad Natsir, seorang sosok yang paling ngotot untuk menjadikan islam sebagai dasar negara Indonesia. Beliau telah menyumbangkan sebuah buku"kapita selekta"nya, dan puluhan karya lainnya. Hamka telah menyumbangkan 115 karya buat generasi muda Indonesia, diantaranya tafsir Al Azhar. Beberapa sampel ditas, hanyalah sebagaian contoh kecil saja dari mereka yang selalu memberikan kontribusi kepada masyarakat.
Mengapa mereka begitu ngotot untuk berkarya? Apakah mereka-mereka itu mencari kepopuleran? Tidak. Mereka telah diinspirasi oleh Allah dalam Alqur'an surat A 'alaq ayat 4-5, dan Surat AI Qalam ayat 1.
Sebagai pengakhir serpihan pertama Bunga Rampai Dakwah Bilqalam ini, renungilah pernyataan seorang pembesar Perancis ini, Napoleon Bonaparte. Ia berkata," saya lebih takut kepada pena seorang penulis, ketimbang 1000 prajurit lengkap dengan senjatanya..."
( Dikutip dari www.dudung.net)
Label: Menulis

Buya HAMKA bertutur : “Tidakkah kau lihat langit biru dengan awan berarak disulam oleh burung-burung, amatlah indah. Atau engkau saksikan lereng bukit yang teramat indah. Atau taman bunga yang mekar beraneka warna dengan harum semerbak, teramat indah. Atau kau dengar suara jangkrik bersahutan, teramat indah. …Mengapa hati yang satu-satunya ini, kau biarkan merana tanpa gelora cinta kepadaNya?”
Ikhwah Fillah! Lihatlah lelaki yang satu ini. Sepanjang hari ia berdakwah. Dari pukul enam pagi hingga pukul enam sore. Tak lagi satu daerah yang ia sambangi, telah berkali-kali gurun pasir ia lalui. Sementara ia masih muda. Sejarah mencatat, umurnya belum genap 20 tahun. Bila malam tiba, malampun ia bagi menjadi tiga. Sepertiga untuk ibadah, sepertiga untuk MENULIS, dan sepertiga lagi untuk istirahat. Itulah dia Imam Syafi’I muda.
Ada ribuan ulama di muka bumi ini. Tapi, ulama yang satu ini benar-benar beda. Tanpa kenal siang dan malam, jari-jemarinya selalu menari bersama pena untuk mengangungkan TuhanNya, menyelamatkan aqidah umat, dan menjaga kehormatan umat. Bila anda bertanya,”Wahai Syaikh, haruskah kami sepertimu?”Dia akan menjawab,”Cukuplah seperti apa yang kau lihat!” Dan ia akan berpesan kepadamu,”Berlelah-lelahlah dalam kebajikan, karena dalam kelelahan itu ada kenikmatan yang sungguh nikmat.” Ulama yang satu ini ketika terbaring di rumah sakit, tiba-tiba datang seorang dokter dengan suara lantang mencegat beliau,”Wahai Pak Tua…, bukankah saya sudah melarang anda membaca buku. Anda harus tahu diri. Anda itu sakit.” Sang Syaikh ini tersenyum,”Terimaksih. Anda sudah mengingatkan saya bahwa saya sakit. Kalau tidak, saya bisa lupa bahwa saya sedang sakit. Begitulah saya mencintai buku. Buku adalah penghibur hidup saya…” Dengan sedikit angkuh, Si Dokter bertanya,”Emangnya, kau sudah membaca seberapa banyak buku?” ujarnya sembari melangkah keluar. “Alhamdulillah, saya baru membaca 20.000,00 jilid buku!” jawab si Syaikh tenang. Begitulah dia si Syaikh yang satu ini. Dia termasuk ulama termasyur sekaligus produktif dalam catatan sejarah dunia. Dia bernama Syaikh Ibnul Qayyium Al Jauziyah.
Ikhwah Fillah! Murid beliau bernama Syaikh Muhammad Al Ghozali, yang merupakan guru dari Syaikh Yusuf Qordawi, juga merupakan ulama dan penulis termasyur. Dalam suatu pengajian Syaikh Muhammad Al Ghozali berkata: Dalam hidup ini hanya ada dua pilihan. Pertama, menjadi bagian dalam menciptakan fikroh(Pemikiran). Kedua, dipaksa mengikuti fikroh.
Mari kita kupas satu persatu. Menjadi bagian dalam menciptakan fikroh. Sejarah mencatat, orang-orang yang terlibat dalam bagian ini, dialah yang dikenal sebagai motor sebuah Peradaban. Kenalkah kita dengan Karl Lar March dengan karyanya Das Capital. Buku ini adalah biang keladi munculnya system kapitalisme, dan zionisme oleh Israel di dunia ini. Dimana orang-orang eropa terobsesi untuk menjadi penjajah dengan tujuan utama mereka adalah Gold, Glory , dan Gospel. Dan zionisme Israel bercita-cita menjadi penguasa tunggal dunia dengan menjadikan amerika sebagai kaki tangannya.
Pernahkah kita mendengar kata ‘Samurai’. Ya, lebih tepatnya Novel Samurai. Di Jepang, novel ini menjadi bacaan wajib warga negaranya mulai dari anak-anak SD hingga tingkat Perguruan Tinggi. Dan yang mencengangkan lagi adalah Novel ini dikukuhkan sebagai kitab kedua setelah kitab agama Shinto. Dipaksa mengikuti fikroh. Ya, lebih dan kurang bisa kita amati langsung. Mulai dari media, baik media cetak maupun media elektronik.
Pemikiran-pemikiran mereka(Baca Yahudi dan nasrani) tiap hari menjadi santapan kaum muslimin. Dan , anehnya, kita hanya menjadi konsumer terbesar. Tidak mampu menjadi produser. Majalah Times, majalah forbes lebih diagung-agungkan oleh banyak kaum muslimin ketimbang majalah islam sendiri. Padahal, majalah itu tepatnya buat orang Amerika dan Eropa. Berbagai pemikiran kapitalisme, liberalisme, dan sekulerisme lebih dominan di benak kaum muslimin daripada konsep pemikiran islami dalam dirinya.
Saudaraku, kenyataannya memang begitu, kaum muslimin menjadi pengikut setia pemikiran orang lain. Kita menjadi pengikut trend dan mode orang lain. Hal ini perlu menjadi renungan kita semua.
Ikhwah Fillah! Meneropong ke masa lalu. Kejayaan islam dulunya ditandai dengan berkembang pesatnya berbagai keilmuan kaum muslimin. Sehinga kita kenal sangat banyak ilmuwan muslim dengan berbagai disiplin ilmu. Seperti Ibnu Zina, Innaribayan, Ibnu Rusyid, Ibnu khaldun, Ibnu Rayhan, dkk. Satu catatan penting adalah mereka semua adalah MENULIS. Di zaman khalifah Ar rasyid, Khalifah Al makmun dan beberapa periode setelah khalifah Al makmun. Para penulis sangat dihormati. Berat sebuah buku apa saja dihargai dengan berat emas. Sekarang??? He hehe, Fee untuk penulis professional 15 persen dari harga buku. Sudah lumayan!
Ikhwah Fillah! Mari kita menulis seperti Syaikh Ibnul Qoyyum Al Jauziyah menulis. Menulis untuk mengangungkan Allah SWT, menyelamatkan aqidah umat, dan menjaga kehormatan umat. Bila kita yakin dan istiqomah dengan prinsip diatas, tidaklah perlu kita khawatir dengan penghidupan dunia kita. Sejarah mencatat, belum ada penulis yang miskin di dunia ini. Mereka hidup serba berkecukupan, karena Allah menjamin rezki orang-orang yang beriman dan beramal shalih. Mereka adalah orang terkaya, Orang yang kaya ilmu, yang selalu menyumbangkan ilmu tanpa habis-habisnya.
{Tiga orang yang selalu mendapatkan pertolongan Allah tiada henti-hentinya adalah mujahid yang membela agama Allah, PENULIS yang mencerahkan, dan pemuda yang menyegerakan menikah untuk menjaga kehormatan diri.} (HR Ahmad)
Wahai para penerus Syaikh Ibnul Qoyyum Al Jauziyah, Syaikh Ibnu Taimiyah, Syaikh Muhammad Al Ghozali, Syaikh Yusuf Qardawi, Syaikh Hasan Al Banna, Said Quthb, Buya HAMKA, M Natsir…, teruslah melangkah dalam barisan dakwah hingga titik darah penghabisanmu. Mari kita bersama MERENGKUH CINTA DALAM BUAIAN PENA AL HUB FILLAH WA LILLAH [www.dudung.net]Label: Menulis
Diet Sehat dengan Buah-buahan
Label: Info sehat
Label: TOKOH
Rendang Padang Sumber: ibu DI
Tips :
* 1kg daging, kelapanya 3 butir dibuat santan kental, jadi kalau 1,5 kg sebaiknya 5 butir kelapa.* Ditambah 3 lembar daun salam, juga untuk serai ditambah jadi 2 batang, daun jeruk ditambah menjadi 4 lembar* Ditambah 2 sdm kelapa parut sangrai yang sudah digiling halus (sampai keluar minyak)* Sedikit gula, bila suka
* Kalau ingin rasanya lebih sarat bumbu, cabe, bawang putih & merahnya boleh ditambah lagi* Supaya lebih meresap bumbunya, sebaiknya daging diungkep dulu bersama dengan semua bumbu & daun, setelah air dagingnya kering baru masukan santan, diaduk terus sampai mendidih. Kecilkan api, masak sampai bermiyak (hitam) dengan sekali-sekali diaduk agar tidak lengket & matangnya merata.
(Dew)- Kebetulan kalau bikin rendang saya juga memasukkan sedikit asam kandis, tetapi rasanya tidak menjadi asam sama sekali kok (kali kalah sama rasa bumbu dan santannya), soalnya paling asam kandisnya 2 atau 3 biji. Kata orang sih, asam juga dapat berfungsi sebagai pengawet alami? (bener nggak sih). (An)- Kadang ada orang yang bilang kenapa kalau masak rendang tidak bisa hitam seperti rendangnya orang Minang. Ibuku bilang, supaya rendang bisa hitam, kuncinya jangan pakai kunyit. Kalau pakai kunyit, biar masaknya lama dengan api kecil pun, rendang tetap kelihatan merah (seperti kalio). -
Supaya dedaknya banyak, santan juga harus banyak. Memeras santan untuk rendang, perasan pertama sebaiknya jangan ditambahkan air dulu.Peras kelapa dengan menggunakan kain/serbet khusus, supaya patinya keluar.- Resep keluargaku, takaran utamanya :1 kg daging, 4 butir kelapa (kalau di Batam = 2kg), 1 ons cabe giling.
Ukuran potongan daging yang pas utk rendang, 1 kg = 25-30 potong, potong sesuai seratnya supaya tidak cepat hancur waktu dimasak.- Kalau jenis dagingnya yang cepat empuk, jangan terlalu cepat dimasukkan, cukup di aduk dengan bumbu supaya meresap lebih dahulu dan didiamkan k/l 1/2 jam, baru masukkan setelah santan yang telah dijerang keluar minyaknya. (Ir)
Label: selera minang
Tempe, Atasi Diaredan Normalkan Kadar Kolesterol Darah
Label: info
Label: Cinta sepanjang masa
Arti Sahabat
Label: sahabat terbaik
Label: kata mutiara
Mengatasi Insomnia
"Dunia ini umpama lautan yang luas. Kita adalah kapal yang berlayar di lautan yang telah ramai kapal karam didalamnya. Andai muatan kita adalah iman dan layarnya adalah takwa niscaya kita akan selamat dari tersesat di lautan hidup ini. "
Label: kata mutiara
assalammualaikum.......ukhwah fillah....