Rabu, 26 November 2008

Belajar..........oke deh

Penyesalan selalu datang terlambat, rasa malas, kurang semangat, cepat bosan, dan tidak tekun adalah hal-hal yang harus jita enyahkan, kita tendang dan kita lempar ke dinding. Belajar merupakan suatu proses dimanaa yang dinamakan proses tidaklah instan atau sekejap saja. Belajar itu continu atau terus-menerus, perlu adanya pengorbanan dan pengorbanan yang terbesar adalah pengorbanaan waktu dan pikiran. Kita harus memiliki manajemen waktu untuk belajar dan harus pandai mengatur pikiran. Manajemen waktu dalam belajar adalah penempatan waktu untuk belajar, jadi waktu-waktu yang tepat untuk belajaar harus bisa dipergunakan seoptimal mungkin, kita haarus pandai mengatur dan memilih waktu, waktu yang nyaman untuk belajar biasanya sebelum subuh atau sesudah subuh dimana pikiran kita masih fresh dan tenang.
Pernahkah kita mengantuk disaat belajar atau membaca materi yang akan diujiankan..??? jika ya, itu adalah hal yang wajar karena kita punya rasa jenuh dan lelah yang bisa membuat kita mmengantuk atau kita belajar ditempat yang mmemang nyaman dan empuk seperti diatas kasur atau tempat tidur...wah..wah...wah.... pantas saja cepet mengantuk wong baca diatas kasur jadi pengen bobo deh......hehehe. Selanjutnya adalah pikiran, kita harus memusatkan pikiran kita terhadap apa yang mau kita pelajari, kata kkuncinya "Key Word" nya gak lain and gak bukan adalah "Fokus" kalau begitu berarti kita harus menghilangkan sementara pikiran atau ingatan atau bayang-bayang tentang hal-hal lain, jangan dulu deh mikirin materi yang laen, apalagi mikirin uang saku, mikirin cucian yang segudang atau mikirin si dia....cie ehem siapa tuh..?? jangan dulu deh kita kan mau belajar, SO fokus dulu buat belajar oce...Are you Ready..???
Tapi gimana ya... biar si rasa males, cepet bosen, kurang semangat dkk ntu gak mau deket-deket lagi ma kita...???? Nah lho.. gimana ya..? Pertama harus ada niat dunk.... buat apa sih belajar...ikhlas gak sih....trus harus ada motivasi cie... Motivasi secara umum diartikan sebagai suatu semangat(spirit) atau sesuatu yang membuat seseorang mau melakukan sesuatu untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Jika sudah punya yang ketiga tersebut InsyaAllah dengan diiringi doa munajat kepadaNYA maka segala sesuatu yang membuat kita ogah-ogahan belajar lambat laun pamitan tuh.....hehe amin. Selain itu ada nih tokoh bernama Crow and crow yang mau ngebagi tips atau saran-saran untuk membiasakan belajar yang efisien.... kaya gimana sih ya... kita tengok yuk..!!!
1. Miliki dulu tujuan belajar yang pasti,
2. usahakan adanya tempat belajar yang memadai (suasana nyaman and penerangan cukup)
3. Jaga kondisi fisik jangan sampai menggangu konsentrasi belajar (Olahraga cukup dan makan makanan yang sehat)
4. Rencanakan jadwak belajar dan ikutilan (dibutuhkan konsekuensi tinggi tuh)
5. Selingilah belaja sengan istirahat yang teratur (jangan terlalu lama, bisa diselingi dengan refreshing sebentar seperti mendengarkan musik, ngemil and take rest )
6. Carilah kalimat-kalimat atau topik inti dari tiap-tiap paragraf. (Out line atau benang merahnya )
7. Selama belajar gunakan metode pengulangan dalam hati untuk yang sifatnya hafalan tetapi lebih baik diikuti dengan pemahaman yang baik pula.
8. Usahakan dapat membaca cepat tetapi cermat. (nah lho....pasti bisa..!!!)
9. Buat catatan atau rangkuman yang tersusun rapi.
10. Adakan penilaian terhadap materi yang sulit dipelajari
11. Susun dan buatlah pertanyaan-pertanyaan yang tepat dan usahakan temukan jawabannya.
12. Pusatkan perhatian dengan sunguh-sungguh dalam belajar.(FOCUS)
13. Pelajari dengan teliti setiap tabel, grafik atau baahan ilustrasi lainnya.
14. Analisislah atau evaluasi setiap kebiasaan belajar yang dilakukan dan cobalah untuk memperbaiki kelemahan-kelemahannya.
Wah........ banyak juga tuh kiat-kiat nya... semoga dari uraian yang sederhana ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan dapat diapalikasikan dalam kehidupan nyata....amien Tuntutlah ilmu sampai ke negeri cina.... Ayo semangat.... jangan ragu untuk belajar...jangan ragu untuk sukses....

Label:

Senin, 17 November 2008

pertemuan

Rindu
sangat ingin ku merinduMU


Samar resah kalbu menambah sendu
getir menyibak nadi
ingin merambah kehadiratMU
asaku menerawang tabir malam
perlahan jiwaku terbayang
naluri bermain kadang berlarian
aku hilang dalam rindu



Ingin ku merinduMU
Rindu pada sang kekasih kalbu
yang memiliki cinta diatas cinta
Rinduku pada pemilik cinta
Peliharalah aku
Dekatkanlah aku



Kuatkan aku
agar senantiasa kuhabiskan malam panjang
BersamaMU
Agar layak ku bermesraan denganMU
Aku merindu pertemuan denganMU
Perjumpaan hamba pada sang khalik

Label:

Kamis, 06 November 2008

teruntuk seseorang yang kucinta......

Hari terasa lebih indah karena kehadirannya, terimakasih Ya Allah engkau telah mengenalkan aku dengannya….
Sungguh dia pribadi yang berbeda dari yang lain……. Cerianya, candanya, romantisnya, semangatnya,kadang manjanya bahkan cita-cita dan impiannya yang membuat aku takjub. Impian mulia yang ia punyai,, Imajinasi terhebat,, Syurga adalah cita-cita tertingginya, jihad adalah bagian hidupnya, organisasi adalah ladang dakwahnya, selain menulis, berorganisasi, lari pagi, bernyanyi juga adalah kegemarannya, satu lagi…. Kreatifitas selalu ia hadirkan, selalu saja bisa menghiburku…aku selalu bisa tersenyum karenanya….Jagalah ia dalam lindunganMU...Amien....

Label:

Selasa, 04 November 2008

Buya Hamka

Biografi HAMKA Oleh: Wikepedia HAMKA (1908-1981), adalah akronim kepada nama sebenar Haji Abdul Malik bin Abdul Karim Amrullah. Beliau adalah seorang ulama, aktivis politik dan penulis Indonesia yang amat terkenal di alam Nusantara.
Beliau lahir pada 17 Februari 1908 di kampung Molek, Maninjau, Sumatera Barat, Indonesia. Ayahnya ialah Syeikh Abdul Karim bin Amrullah atau dikenali sebagai Haji Rasul, seorang pelopor Gerakan Islah (tajdid) di Minangkabau, sekembalinya dari Makkah pada tahun 1906.Hamka mendapat pendidikan rendah di Sekolah Dasar Maninjau sehingga kelas dua. Ketika usia HAMKA mencapai 10 tahun, ayahnya telah mendirikan Sumatera Thawalib di Padang Panjang. Di situ Hamka mempelajari agama dan mendalami bahasa Arab. Hamka juga pernah mengikuti pengajaran agama di surau dan masjid yang diberikan ulama terkenal seperti Syeikh Ibrahim Musa, Syeikh Ahmad Rasyid, Sutan Mansur, R.M. Surjopranoto dan Ki Bagus Hadikusumo.Hamka mula-mula bekerja sebagai guru agama pada tahun 1927 di Perkebunan Tebing Tinggi, Medan dan guru agama di Padang Panjang pada tahun 1929. Hamka kemudian dilantik sebagai dosen di Universitas Islam, Jakarta dan Universitas Muhammadiyah, Padang Panjang dari tahun 1957 hingga tahun 1958. Setelah itu, beliau diangkat menjadi rektor Perguruan Tinggi Islam, Jakarta dan Profesor Universitas Mustopo, Jakarta. Dari tahun 1951 hingga tahun 1960, beliau menjabat sebagai Pegawai Tinggi Agama oleh Menteri Agama Indonesia, tetapi meletakkan jabatan itu ketika Sukarno menyuruhnya memilih antara menjadi pegawai negeri atau bergiat dalam politik Majlis Syura Muslimin Indonesia (Masyumi).
Hamka adalah seorang otodidiak dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan seperti filsafat, sastra, sejarah, sosiologi dan politik, baik Islam maupun Barat. Dengan kemahiran bahasa Arabnya yang tinggi, beliau dapat menyelidiki karya ulama dan pujangga besar di Timur Tengah seperti Zaki Mubarak, Jurji Zaidan, Abbas al-Aqqad, Mustafa al-Manfaluti dan Hussain Haikal. Melalui bahasa Arab juga, beliau meneliti karya sarjana Perancis, Inggris dan Jerman seperti Albert Camus, William James, Sigmund Freud, Arnold Toynbee, Jean Paul Sartre, Karl Marx dan Pierre Loti. Hamka juga rajin membaca dan bertukar-tukar pikiran dengan tokoh-tokoh terkenal Jakarta seperti HOS Tjokroaminoto, Raden Mas Surjopranoto, Haji Fachrudin, Ar Sutan Mansur dan Ki Bagus Hadikusumo sambil mengasah bakatnya sehingga menjadi seorang ahli pidato yang handal.Hamka juga aktif dalam gerakan Islam melalui organisasi Muhammadiyah. Beliau mengikuti pendirian Muhammadiyah mulai tahun 1925 untuk melawan khurafat, bidaah, tarekat dan kebatinan sesat di Padang Panjang. Mulai tahun 1928, beliau mengetuai cabang Muhammadiyah di Padang Panjang. Pada tahun 1929, Hamka mendirikan pusat latihan pendakwah Muhammadiyah dan dua tahun kemudian beliau menjadi konsul Muhammadiyah di Makassar. Kemudian beliau terpilih menjadi ketua Majlis Pimpinan Muhammadiyah di Sumatera Barat oleh Konferensi Muhammadiyah, menggantikan S.Y. Sutan Mangkuto pada tahun 1946. Beliau menyusun kembali pembangunan dalam Kongres Muhammadiyah ke-31 di Yogyakarta pada tahun 1950.Pada tahun 1953, Hamka dipilih sebagai penasihat pimpinan Pusat Muhammadiah. Pada 26 Juli 1977, Menteri Agama Indonesia, Prof. Dr. Mukti Ali melantik Hamka sebagai ketua umum Majlis Ulama Indonesia tetapi beliau kemudiannya meletak jawatan pada tahun 1981 karena nasihatnya tidak dipedulikan oleh pemerintah Indonesia.Kegiatan politik Hamka bermula pada tahun 1925 ketika beliau menjadi anggota partai politik Sarekat Islam. Pada tahun 1945, beliau membantu menentang usaha kembalinya penjajah Belanda ke Indonesia melalui pidato dan menyertai kegiatan gerilya di dalam hutan di Medan. Pada tahun 1947, Hamka diangkat menjadi ketua Barisan Pertahanan Nasional, Indonesia. Beliau menjadi anggota Konstituante Masyumi dan menjadi pemidato utama dalam Pilihan Raya Umum 1955. Masyumi kemudiannya diharamkan oleh pemerintah Indonesia pada tahun 1960. Dari tahun 1964 hingga tahun 1966, Hamka dipenjarakan oleh Presiden Sukarno karena dituduh pro-Malaysia. Semasa dipenjarakanlah maka beliau mulai menulis Tafsir al-Azhar yang merupakan karya ilmiah terbesarnya. Setelah keluar dari penjara, Hamka diangkat sebagai anggota Badan Musyawarah Kebajikan Nasional, Indonesia, anggota Majelis Perjalanan Haji Indonesia dan anggota Lembaga Kebudayaan Nasional, Indonesia.Selain aktif dalam soal keagamaan dan politik, Hamka merupakan seorang wartawan, penulis, editor dan penerbit. Sejak tahun 1920-an, Hamka menjadi wartawan beberapa buah akhbar seperti Pelita Andalas, Seruan Islam, Bintang Islam dan Seruan Muhammadiyah. Pada tahun 1928, beliau menjadi editor majalah Kemajuan Masyarakat. Pada tahun 1932, beliau menjadi editor dan menerbitkan majalah al-Mahdi di Makasar. Hamka juga pernah menjadi editor majalah Pedoman Masyarakat, Panji Masyarakat dan Gema Islam.Hamka juga menghasilkan karya ilmiah Islam dan karya kreatif seperti novel dan cerpen. Karya ilmiah terbesarnya ialah Tafsir al-Azhar (5 jilid) dan antara novel-novelnya yang mendapat perhatian umum dan menjadi buku teks sastera di Malaysia dan Singapura termasuklah Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck, Di Bawah Lindungan Kaabah dan Merantau ke Deli.Hamka pernah menerima beberapa anugerah pada peringkat nasional dan antarabangsa seperti anugerah kehormatan Doctor Honoris Causa, Universitas al-Azhar, 1958; Doktor Honoris Causa, Universitas Kebangsaan Malaysia, 1974; dan gelar Datuk Indono dan Pengeran Wiroguno dari pemerintah Indonesia.Hamka telah pulang ke rahmatullah pada 24 Juli 1981, namun jasa dan pengaruhnya masih terasa sehingga kini dalam memartabatkan agama Islam. Beliau bukan sahaja diterima sebagai seorang tokoh ulama dan sasterawan di negara kelahirannya, malah jasanya di seluruh alam Nusantara, termasuk Malaysia dan Singapura, turut dihargai.
Mudah-mudahan kita bisa meneladani setiap alur hidup HAMKA..... dan mengambil pelajaran yang berharga dari biografi beliau...
ayo... Generasi muda kobarkan api semangat didalam dadamu...................... :)

Label:

Hikmah Hidup seorang muslim hendaknya selalu berada pada dua hal: bersyukur dan sabar...

Jika ia sehat, ia bersyukur dan gunakan kesehatannya untuk melakukan pekerjaan yang bermanfaat.

Sebaliknya, jika sakit, ia ikhlas dan bersabar sambil terus menerus berusaha mengobatinya, disertai dengan sikap tawakal pada Allah.

Label:

khasiat seledri


Seledri (Apium graveolens L.)
Seledri berasal dari daerah subtropik Eropa dan Asia, dan merupakan tanaman dataran tinggi, yang ditemukan pada ketinggian di atas 900 m dpl. Di daerah ini seledri yang tumbuh memiliki tangkai daun yang menebal. Untuk pertumbuhannya, seledri memiliki memerlukan cuaca yang lembab. Seledri juga bisa ditanam di dataran rendah. Hanya saja ukuran batangnya menjadi lebih kecil dan digunakan sebagai penyedap masakan. Seledri terdiri dari tiga jenis yaitu seledri daun, seledri potongan dan seledri berumbi. Seledri yang banyak ditanam di Indonesia adalah seledri daun. Terna, tumbuh tegak, tinggi sekitar 50 cm dengan bau aromatik yang khas. Batang persegi, beralur, beruas, tidak berambut, bercabang banyak, berwarna hijau pucat. Daun majemuk menyirip ganjil dengan anak daun 3-7 helai. Anak daun bertangkai yang panjangnya 1-2,7 cm, helaian daun tipis dan rapuh, pangkal dan ujung runcing, tepi beringgit, panjang 2-7,5 cm, lebar 2-5 cm, pertulangan menyirip, berwarna hijau keputih-putihan. Bunga majemuk berbentuk payung, 8-12 buah, kecil-kecil, berwarna putih, mekar secara bertahap. Buahnya buah kotak, berbentuk kerucut, panjang 1-1,5 mm, berwarna hijau kekuningan. Seledri dipanen setelah berumur 6 minggu sejak ditanam. Tangkai daun yang agak tua dipotong 1 cm di atas pangkal daun. Daun muda dibiarkan tumbuh untuk dipanen kemudian. Tangkai daunnya yang berdaging dan berair dapat dimakan mentah sebagai lalap, sedangkan daunnya digunakan untuk penyedap sup. Jika seledri ditanam di daerah tropik, ukurang batangnya kurang besar sehingga seluruh bagian tanaman digunakan sebagai sayur. Seledri dapat diperbanyak dengan biji. Sifat dan KhasiatAkar seledri berkhasiat memacu enzim pencernaan dan peluruh kencing (diuretik), sedangkan buah dan bijinya sebagai pereda kejang (antipasmodik), menurunkan kadar asam urat darah, antirematik, peluruh kencing (diuretik), peluruh kentut (karminatif), afrodisak dan penenang (sedatif). Herba berbau aromatik, rasanya manis, sedikit pedas dan sifatnya sejuk. Herba bersifat tonik, memacu enzim pencernaan (stomatik), menurunkan tekanan darah (hipotensif), penghenti pendarahan (hemostatis), peluruh kencing (diuretik), peluruh haid, peluruh kentut (karminatif), mengeluarkan asam urat darah yang tinggi, pembersih darah dan memperbaiki fungsi hormon yang terganggu. Kandungan KimiaHerba seledri mengandung flavonoid, saponin, tanin 1%, minyak asiri 0,033%, flavo-glukosida (apiin), apigenin, kolin, lipase, asparagine, zat pahit, vitamin (A,B dan c). Setiap 100 gr herba seledri mengandung air sebanyak 93 ml, protein 0,9 gr, lemak 0,1 gr, karbohidrat 4 gr, serat 0,9 gr, kalsium 50 mg, besi 1 mg, fosfor 40 mg, yodium 150 mg, kalium 400 mg, magnesium 85 mg, vitamin A 130 IU, vitamin C 15 mg, riboflavin 0,05 mg, tiamin 0,03 mg dan nikotinamid 0,4 mg. Akar mengandung asparagin, manit, zat pati, lendir, minyak asiri, pentosan, glutamin dan tirosin. Biji mengandung apiin, minyak menguap, apigenin dan alkaloid. Apigenin berkhasiat hipotensif. Bagian yang digunakanBagian yang digunakan adalah seluruh herba, akar dan biji dari buah masak.
  • IndikasiHerba berkhasiat untuk pengobatan:
  • Tekanan darah tinggi
  • Tujuh keliling (vertigo) disertai sakit kepala
  • Tungkai bengkak karena timbunan cairan
  • Masuk angin, mual, kolik
    Diare
  • Rematik gout, asam urat, darah tinggi
  • Bronkitis, batuk
  • Mata kering (xeroftalmia)
  • Tidak nafsu makan
  • psoriasis, alergi
  • Kencing berdarah
  • Keluhan menopause, gangguan menstruasi
  • Penyubur rambut Akar berkhasiat untuk pengobatan :
  • Tekanan darah tinggi
  • Kolesterol darah tinggi
  • Air seni mengandung lemak
  • Kolik

Biji berkhasiat untuk pengobatan :
Rheumatiusm, rematik gout dan asam urat darah tinggi
Bronkhitis, asma
Penyakit pada hati dan limpa
Kolik
Sakit perut setelah melahirkan Cara pemakaian Untuk obat yang diminum, rebus 30-40 lembar daun, lalu air rebusannya diminum. Cara lain, rebus 1,3-3,9 gr biji dengan api kecil selama 3 jam, lalu rebusannya diminum. Untuk pemakaian luar, giling herba segar sampai halus, lalu turapkan pada bisul dan bagian tubuh yang meradang.

Efek farmakologis dan hasil pemakaian
Infus daun seledri dengan kadar 10% sebanyak 5 ml/kg bb akan memberikan efek penurunan kadar asam urat darah kera secara nyata, jika dibandingkan dengan pemberian probenecid 20 mg/kg bb pada 3,4,5 dan 6 jam pemberian. Akan tetapi, akan berbeda nyata jika dibandingkan dengan probenecid pada 7,5 dan 9 jam pemberian (Fimelda Winata, FF WIDMAN, 1988)
Pemberian ekstrak seledri dengan cara peras maupun refluks menunjukkan penurunan tekanan darah kucing (Aaltje Dondokambey, JF FMIPA UNHAS, 1985)
Alkaloid yang terkandung dalam biji seledri mempunyai efek sedatif dan antikonsulvan pada tikus
Minyak menguap pada biji seledri dapat menghambat perkembangan jamur, seperti Histoplasma capsulatum dan Candida albicans Contoh pemakaian


Rematik gout
Potong 1 genggam daun dan batang seledri kecil-kecil, lalu rebus dalam 2 gelas air samapi tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring dan air saringannya diminum sekaligus
Iris 1 buah bongol seledri tipis-tipis. Seduh dengan 3 cangkir air panas, lalu minum ramuan ini sebagai teh Cuci 30-40 lembar daun seledri, lalu siram dengan air panas. Selanjutnya, makan sebagi lalap saat makan. Lakukan 2 kali sehari
Rebus 2 sendok makan biji seledri dalam 2 liter air selama 3 jam dengan api kecil. Minum air rebusannya selagi panas sebanyak 1 cangkir sehari 3-4 kali


Mata kering (xeroftalmia)
Makan daun seledri sebagai lalap segar bersama-sama dengan makan nasi. Lakukan tiap hari
Cuci daun seledri, daun bayam dan daun kelor (Moringa oleifera Lamk.) masing-masing 1/3 genggam sampai bersih, lalu giling sampai halus. Tambahkan garam dapur seujung sendok teh dan 3/4 cangkir air masak. Remas campuran ini sampai merata, kemudian peras dan saring. Minum air perasannya sekaligus, lakukan 3 kali sehari.


Tekanan darah tinggi
Cuci 100gr seledri seutuhnya sampai bersih, lalu tumbuk sampai halus. Tambahkan 1 cangkir air, lalu peras dan saring. Selanjutnya tim samapi mendidih. Setelah dingin, bagi untuk 2 kali minum, pagi dan siang hari.
Cuci 16 batang seledri seutuhnya sampai bersih dan potong-potong secara kasar, lalu masukkan ke dalam panci email. Tambahkan 2 gelas air bersih lalu rebus sampai airnya tersisa 3/4 nya. Setelah dingin, airnya diminum dan seledrinya dimakan. Lakukan 2 kali sehari, masing-masing separuhnya

Bronkitis

Cuci 60gr seledri segar, 10gr kulit jeruk mandarin kering dan 25gr gula aren samapi bersih. Lalu potong-potong seperlunya. Masukkan kedalam panci email, lalu tambahkan 3 gelas air bersih, lalu rebus sampai airnya terisisaa separuhnya. Setelah dingin saring dan air saringannya dibagi untuk 2 kali minum, pagi dan sore hari, masing-masing 3/4 gelas.
BatukCuci 30gr seledri segar seutuhnya, lalu potong-potong seperlunya. Selanjutnya rebus dalam 3 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring dan tambahkan madu secukupnya. Gunakan ramuan ini untuk 2 kali minum, pagi dan sore hari.

Kolik, sakit perut setelah melahirkanSediakan 60 gr seledri segar seutuhnya, 1 ruas jari tangan jahe merah dan sepotong gula aren. Cuci bahan-bahan tersebt dan potong-potong seperlunya, lalu rebus dalam 2 gelas air bersih sampai tersisa separuhnya. Setelah dingin, saring dan air saringannya diminum sekaligus.


Psoriasis, alergiSediakan 2 batang seledri, 3 buah wortel ukuran sedang dan 1 buah bit ukuran sedang. Cuci bahan-bahan tersebut, lalu dijus. Minum jus tersebut sekaligus waktu perut kosong. Lakukan 2 kali sehari


Menurunkan kadar kolesterol yang tinggiCuci

30 gr akar seledri sampai bersih, lalu rebus dalam 2 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring dan air saringannya diminum sekaligus.
Penyubur rambutCuci 7-10 tangkai daun seledri sampai bersih, lalu tumbuk sampai halus. Setelah dikeramas, gosokan tumbukan daun seledri tersebut ke kulit kepala dan rambut secara merata sambil dipijat ringan. Setelah selesai, bungks rambut dengan handuk selama kurang lebih 1 jam. Selanjutnya, bilas rambut dengan air bersih. Lakukan seminggu sekali. Catatan : Ramuan ini jangan digunakan oleh seseorang yang air seninya mengandung zat putih telur (protein +)

Label:

Arti Hadirmu


Kau hadir
Tak ku sangka kehadiranmu menambah daftar keresahan dalam jiwaku…
Waktu yang berlalu bersama kenangan tentang dirimu
Hari yang mengusik hati terus menanyakan keberadaanmu
Saat dimana kau selalu mengabarkan keindahan, kedamaian, dan kesejukan
Saat dimana nasihat dan kejujuran terus mengalir dan terukir dalam kata-kata santunmu
Kau inginkan aku selalu tersenyum, terlebih padamu
Dan kau berhasil membuatku tersenyum
Hariku semakin indah


Aku tak menyangka kau akan berkata bahwa aku seorang penakluk hatimu
Sunnguhkah demikian… seberapa berbahayakah aku..???
Apakah kau terusik karena kehadiranku,..???
Walaupun semua ini menyiksa batinmu apakah kau akan membenciku..??
Aku yakin, kau tak mungkin seperti itu…
Kuharap selalu begitu…..


Aku terbelenggu asa dan harapan yang memuncak
Saat hati berisi angan-angan yang panjang tak terelakkan
Saat resah yang menjelma menjadi gelisah
Kegundahan bertalu-talu di sanubari
Wahai tuhan….
Mungkinkah ini kesalahan…???


Aku menyadarinya sebagai kesalahan yang perlu diperbaiki
Walau berjuta perih
Tapi rasanya aku tak sanggup tanpamu yang mengisi hatiku
Tetaplah kau dihatiku
Tetaplah disana, seiring doa yang terucap
Hingga tiba saatnya
Keresahan ini menjelma sebagai anugerah terindah

Label:

Minggu, 02 November 2008

Cinta dan KasihMU

Kasih terindah
Kasih tersempurna
Kasih sejati
Kasih-Mu
Cinta yang bahagia
Cinta yang sempurna
Cinta tak terhingga
Cinta sejati
Cinta-Mu
Tiada kasih seindah Kasih-Mu
Tiada Cinta seagung Cinta-Mu
Hanya kasih-Mu
Hanya Cinta-Mu
Yang ku damba
Izinkan
aku mendapatkan Kasih dan CInta-Mu
Dan izinkan pula
Cinta dan kasihku yang terbesar
Hanya untuk-MU
Amiin..
Ya Allah....Muliakanlah kami dalam KemuliaanMU
Cintailah kami dalam kecintaanMU
Rindukanlah kami dalam kerinduanMU
Kami bersujud dalam cintamu
dengan air mata ini..........

Label:

Ingin

Aku ingin pandai menangis di hadapMu
Tanpa sandiwara
Ingin kuserahkan resah gelisahku padaMu
Ingin di setiap nafas, kurasakan nafas keimanan
Ingin disetiap lidah ini berucap tersebut selalu kebesaranMu
Diri yang kecil ini dan penuh dengan kefakiran
ingin mendekatiMu
Ingin disetiap langkah kaki ini ada rahmatMu
Ku harap dan Ku ingin RidhoMu menyertaiku
Sehingga seluruh jiwaraga ini bahagia
Ingin..
Ingin dan izinkanlah kuhiasi dan kupenuhi
Hidup ini dengan beribadah padaMu
Ingin ku agar kau terima amal ibadahku
Walau kutahu cela dan dusta masih melekat pada diri

Label: